Home Riau Duri

Tega, Suami Biarkan Istri Disetubuhi Tuan Guru Spiritual Berkali-kali

Duri
Kamis, 3 Juli 2025, 21:27 WIB
Konferensi pers tindak pidana kekerasan seksual di Mapolsek Mandau. ( foto: ist)
Konferensi pers tindak pidana kekerasan seksual di Mapolsek Mandau. ( foto: ist)

DURI (PesisirRiau.com)– Sungguh teganya, seorang suami di Duri, Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, Riau, membiarkan istrinya disetubuhi tuan guru spiritual yang bisa mengobati penyakit.

Karena terperdaya dengan bujuk rayu seorang guru spiritual berinisial Zm (42) yang mengaku bisa mengobati santet dan guna guna asalkan mau dimandikan taubat dan disetubuhi, sehingga Rr (28) rela membiarkan istrinya St (20) disetubuhi Zm sampai tiga kali.

Pada akhirnya, kasus ini sampai ke tangan polisi. Zm dan Rr diringkus, Jumat (27/06/25) atas laporan polisi dari korban St. Keduanya dikenakan Pasal 6 dan Pasal 15 UU RI Nomor 22, terancam hukuman 12 tahun penjara.

“Proses hukum terhadap kasus ini belum tuntas, masih terus didalami hingga perkaranya P21,” kata Kapolsek Mandau AKP Primadona SIK MSi, dalam konferensi pers, Kamis (03/07/25) di Mapolsek Mandau.

Hadir pada konferensi pers itu, Wakapolres Bengkalis Kompol Anton Rama Putra SIK MIK, Kasat Reskrim AKP Yohn Mabel, Sekcam Mandau Rudi Hartono, Ketua LAMR Mandau H Zulfan Efendi dan Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kecamatan Mandau, Bathin Solapan, Pinggir dan Talang Muandau, Rahmawati.

Dipaparkan Kapolsek, kasus ini bermula, pada Jumat (06/06/25), sekira pukul 14.00 WIB Rr mengajak istrinya St, pergi ke rumah Zm di Gang Kurma, Jalan Jawa, Kelurahan Gajah Sakti.  Rr berkata  kepada istrinya kita ke rumah Tuan Guru, ya’. Karena ia  hanya mengira pergi silaturahmi, St mengiyakan dan menuruti ajakan suaminya.

Begitu sampai di rumah Zm sekira  pukul 15.00 WIB, bertemu ketiganya. Di halaman rumah ZM, ada sebuah mobil dalam keadaan rusak, Rr pun memberikan tawaran untu memperbaikinya. Spontan saja Zm merasa senang hatinya serta dikatakan kendaraan itu akan dipakai untuk berjihad.

Singkat cerita, antara mereka bertiga terlibat perbincangan satu sama lain hingga malam tiba. Karena hari sudah malam St ingin mengajak suaminya pulang. Tapi kucunya, Rr bukannya menuruti perkataan isterinya, malah mengajak St tidur di rumah guru Zm.

Kontan saja St kaget bukan kepalang, kenapa harus tidur di rumah orang yang baru dikenal, bahkan mereka tidak bawa pakaian ganti. Pikiran St pun semakin bingung, setelah melihat gelagat suaminya.

Karena patuh pada suaminya,  St akhirnya pasrah malam itu tidur di rumah Zm. Hingga esoknya, St juga belum juga dibawa pulang sama suaminya. Selama di rumah itu hingga lusanya, Ahad (08/06/25), Zm mulai menggunakan jurus akal bulusnya, memberikan beberapa wejangan tentang ilmu agama.

Selama dua setengah hari di rumah Zm, St lebih banyak diam, karena ia tak mengerti apa yang sedang terjadi. Bualan Zm pun seperti masuk telinga kiri dan keluar telinga kanan. Justru suaminya yang bersemangat mengikuti ajaran Zm. Rr sempat memperbaiki mobil Zm untuk mengisi waktu.

Pada Ahad (08/06/25) siang, Rr membawa istrinya pulang. Namun entah apa yang ada di benak Rr, begitu sampai  di rumah, hanya berselang beberapa saat saja, lalu Rr mengajak St kembali ke rumah Zm.

St kaget bukan kepalang. Baru saja pulang, belum sempat istirahat, justru diajak lagi ke rumah sang guru spiritual yang belum diketahui asal usulnya itu.

St pun tidak dapat mengelak karena terus dibujuk Rr. Sesampainya di rumah Zm, malamnya mereka berdua diberikan nasihat dan pelajaran ilmu agama, lanjutan dari malam sebelumnya, seperti meningkat mental, membuka mata batin, mata gaib dan transfer energi gaib dan sebagainya.

Pendalaman ilmu agama ini terus berlangsung selama beberapa hari di rumah Zm. Seperti tidak menghargai tamu, meskipun di rumah itu ada empat kamar, pasangan suami istri Rr dan St malah dibiarkan tidur di ruangan tamu. Sementara Zm tidur nyenyak di kamarnya. Salah satu kamar menurut pengakuan Zm digunakan untuk ruangan ritual.

Untuk membatasi komunikasi Rr dan St dengan orang di luar rumah seperti teman dan sanak keluarga, Zm mulai memainkan jurus jitunya melarang keduanya menggunakan handphone. Sehingga keduanya mulai lupa dengan hari, tanggal saat berada di rumah itu.

Pada suatu hari, tanpa ada istrinya, Rr sempat curhat kepada Zm, mengatakan ia kurang bergairah dengan istrinya St. Setelah berhubungan badan dengan St, Rr mengaku sering kelelahan, seperti ada sesuatu tidak beres.

Seolah mendapat celah, Zm seketika berkata “Istrimu itu bukan istrimu’, di dalam dirinya ada setan dan banyak santet, jarum bahkan ulat’. Celakanya, Rr Lngsung percaya begitu saja dan balik menjawab “Jadi bagaimana guru, bagaimana cara mengobatinya? ‘.

Dalam otak sang guru spiritual mendadak muncul pikiran tidak baik, ingin memanfaatkan situasi itu untuk memuaskan nafsu birahinya terhadap St yang masih berusia 20 tahun. Lalu Zm berkata lagi dengan sangat pede, ‘Caranya istrimu mandi taubat dan mau bersetubuh dengan saya, agar segala santet dan guna- guna dalam badan istrimu hilang’.

Kemudian ucapan Zm itu disampaikan kepada istrinya, St menolak, kenapa harus pakai cara seperti itu. Melihat Rr percaya dengan ucapannya, Zm makin leluasa meyakinkan St agar mengikuti apa yang sudah dikatakan.

St masih berpikir panjang dan tetap keberatan dengan saran dari Zm. Sementara mereka masih di rumah itu tanpa tahu hari apa dan sudah tanggal berapa. Beberapa hari kemudian, sekira pukul 18.30 Wib, saat Rr masih tertidur pulas dan St baru saja terjaga, terduduk di kursi masih dalam keadaan mengantuk. Tiba-tiba  Zm datang menghampirinya, lalu menarik tangan St ke kamar mandi.

Saat itu juga Zm menyuruh St membuka seluruh pakaian yang sampai tidak bersisa lagi untuk melaksanakan ritual mandi tobat. St menolak permintaan itu sembari berkata “Saya tidak mau tuan, apa harus dengan cara seperti ini ‘.

Mendapat penolakan terus, Zm memanggil Rr yang masih tidur. Masih dalam keadaan masih mengantuk Rr berjalan ke kamar mandi. Zm mengadukan St yang masih tak mau diajak mandi taubat.

Entah setan apa yang ada dibenak Rr, sejurus kemudian tanpa berpikir panjang dan menanyakan apakah istrinya setuju atau tidak, ia langsung menanggalkan satu persatu pakaian istrinya tanpa sehelai benang pun yang menempel di badan.

Sambil menangis, St hanya pasrah meratapi nasib malang diperlakuan seperti itu, dalam keadaan telanjang di depan suami yang seharusnya menjaga kehormatannya, malah membiarkan terhina di depan Zm, orang yang baru dikenalnya.

Hari demi hari terus berganti, pasangan suami istri ini masih saja berada dalam pengawasan Zm, tanpa ada komunikasi dengan siapapun di luar rumah. Sampailah pada Jumat (20/06/25) pukul 02.00 Wib, dini hari, Rr diajari ilmu uji mental di dalam kamar. Sementara istrinya sedang berada di ruangan tengah.

Kesempatan itu digunakan Zm menyelinap untuk menemui St. Kepada St sekali lagi Zm menakut-nakuti bahwa di badannya banyak sekali penyakit disebabkan santet dan guna-guna. Kalau mau sembuh harus bersetubuh dengannya.

Bahkan Zm mengatakan kalau St itu adalah Khadijah sudah sah menjadi istrinya sampai langit yang ketujuh Kata-kata manis ini terus diulang-ulang Zm dengan suara pelan seperti memberi sugesti kepada St.

Tiba tiba, antara sadar dan tidak sadar, seperti sudah terpengaruh ucapan Zm, ia menuruti saja ketika Zm menariknya ke dalam kamar. Lalu terjadilah hal yang diinginkan Zm, St disetubuhi tanpa perlawanan. Di saat yang bersamaan Rr, suami St sedang berada di kamar melakukan ritual uji mental.

Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, Zm melarang St berkomunikasi dengan Rr. Saat keluar dari kamar St hanya diam seribu bahasa, tidak berkata apapun tentang apa yang dilakukan Zm terhadap dirinya. Bahkan Zm mengatakan kepada Rr, kalau semua penyakit di badannya sudah diangkat, banyak pedang di perut, cacing berduri, binatang lainnya dan juga keris di kepala St. Tapi bodohnya Rr, ia mengucap ‘Alhamdulillah tuan ‘.

Keesokan harinya, setelah puas dengan aksi bejat yang pertama, Zm kembali mengibuli Rr dengan menuduh yang menyantet St adalah orang tua St sendiri. Lalu Zm menyuruh Rr pergi mencari orang tua kandung St agar tidak mengguna-gunai St.

Namun setelah Rr pergi, Zm kembali menyampaikan kata-kata yang lebih ekstrim menyebut St sudah menikah secara batin dengannya istri sahnya disaksikan Allah, Muhammad, penegak agama dan seluruh alam.

Kemudian, karena ketakutan hanya berdua saja di rumah, St mau saja diajak lagi berhubungan badan di dalam kamar. Tak lama kemudian Rr kembali datang ke rumah Zm, tanpa tahu istrinya sudah dua kali digauli Zm.

Besoknya, Ahad (22/06/25) dini hari pukul 02.00 WIB, di saat Rr melakukan ritual di kamar biasanya. Seperti kucing mencium bau ikan asin, Zm kembali mendatangi St di ruangan tamu. Lalu menariknya lagi ke dalam kamar, untuk disetubuhi yang ketiga kalinya.

Hingg Senin (23/06/25), merasa curiga Rr dan St terlalu lama berobat di rumah Zm, beberapa anggota keluarga St pun datang ke rumah Zm untuk menjemput keduanya. Hal ini dikarenakan ada yang aneh, berobat terlalu lama tanpa ada kabar berita.

Saat ditemui keluarga, St hanya terdiam tidak tampak ceria seperti biasa. Ketika St hendak dibawa pulang, Rr menolak karena pengobatan belum selesai. Namun pihak keluarga St tetap bersikeras curiga melihat perubahan pada diri St. Di saat ini Rr masih belum tahu istrinya sudah tiga kali digagahi Zm.

Karena keluarga St terus memaksa, akhirnya Zm mempersilakan Rr dan St dibawa pulang. Sesampainya di rumah dengan berlinangan air mata St menceritakan perlakuan biadab Zm terhadap dirinya dan perbuatan suaminya.

Dengan didampingi keluarga, akhirnya St melaporkan Zm dan Rr ke Polsek Mandau. Tidak begitu lama kemudian keduanya langsung ditangkap polisi tanpa perlawanan. Dari penangkapan diamankan barang bukti berupa pakaian, gayung, ember cat untuk mandi taubat.(sal)

Editor : Soleh

Tags in

Berita Menarik Lainnya

Rekomendasi

456

Trending Topic

Most Read

Berita Riau