DURI (PesisirRiau.com)-Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis mencatat peningkatan kasus HIV yang kini banyak ditemukan pada kelompok Lelaki Suka Lelaki (LSL) atau Homo Seksual. Perubahan pola kasus ini mencuat terpantau melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P).
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Irawadi, mengatakan perubahan sosial dan mobilitas penduduk membuat penyebaran HIV semakin heterogen. Padahal pada tahun-tahun sebelumnya kasus HIV di Bengkalis lebih banyak ditemukan pada pekerja seks. Namun situasinya kini amat berbeda dengan sebelumnya.
” Perubahan sosial dan mobilitas penduduk berpengaruh besar terhadap penyebaran HIV yang diidap kelompok LSL. Dari sekian banyak kasus yang ditemukan, kebetulan Kecamatan Mandau terbanyak. Perlu diwaspadai dan jaga keluarga dari penyakit yang tidak dapat disembuhkan ini، ” ujarnya kepada PesisirrRiau.com, Rabu (19/11/25).
Berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, tercatat 51 orang LSL di wilayah ini, dan seluruhnya dinyatakan terkonfirmasi positif HIV, dengan dua orang juga mengidap penyakit infeksi menular seksual.
Di Kecamatan Mandau, terbanyak ada 43 kasus dengan rincian, Puskesmas Kota Duri sebanyak 38 LSL, seluruhnya positif HIV. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau sebanyak 4 LSL, seluruhnya positif HIV. Kemudian Rumah Sakit Thursina Duri, sebanyak 1 LSL, RSUD Bengkalis sebanyak 4 LSL, seluruhnya positif HIV.
Sementara Puskesmas Bengkalis sebanyak 2 LSL, seluruhnya positif HIV, dan Puskesmas Pambang, Sadar Jaya, 1 LSL.
Irawadi menegaskan perlunya edukasi bagi masyarakat harus terus dilakukan. Pergaulan bebas dan seks bebas tidak terbendungkan lagi.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama anak muda, untuk menjauhi perilaku berisiko. Pencegahan adalah langkah terbaik untuk melindungi diri dan generasi kita, juga anggota keluarga, ”pungkasnya.(sal)
Editor : Soleh












